Rintis Ensiklopedi Kebudayaan Madura

Foto : Google

Foto : Google

Kongres Kebudayaan Madura II yang digelar di Sumenep sejak tanggal 21-23 Desember 2012, diyakini akan menghasilkan karya nyata yang lebih banyak dibanding kongres sebelumnya. Salah satunya, mulai dirintis untuk menerbitkan ensiklopedi kebudayaan Madura.

Ketua Said Abdullah Institute (SAI), Januar Herwanto, Minggu (22/12/12) menjelaskan, ide menyusun ensiklopedi kebudayaan Madura tersebut muncul dalam kongres, mengingat selama ini belum ada ensiklopedi khusus tentang kebudayaan Madura.

“Nantinya seluruh peserta kongres diminta mengirimkan apa pola kebudayaan di daerah masing-masing, minimal lima. Nanti akan disusun oleh Prof. Mien. A. Rifai menjadi sebuah ensiklopedi kebudayaan,” katanya.

Selain itu, lanjut Januar, salah satu rekomendasi dari Kongres Kebudayaan Madura II tersebut yakni dibukanya program studi bahasa Madura di perguruan tinggi di Madura, ternyata disambut antusias pimpinan perguruan tinggi. “Bahkan mereka bilang sebenarnya siap untuk membuka program studi bahasa Madura, namun terganjal ketidaktahuan prosedur di Dikti. Nah, Prof Mien. A. Rifai sebagai orang Dikti ini siap untuk membantu,” paparnya.

Lebih lanjut Januar mengungkapkan, beberapa rekomendasi yang dihasilkan dalam kongres tersebut diantaranya menyusun Perda pencegahan pernikahan dini perempuan di Madura, advokasi masalah KDRT, dan kurikulum pendidikan kesehatan reproduksi perempuan.

“Itu rekomendasi yang disusun komisi perempuan. Untuk komisi suramadu dan kebijakan publik, rekomendasinya diantaranya konsultasi kajian Madura, dan penelitian tentang budaya, sosial, dan ekonomi Madura,” terangnya.

Menurut Januar, sejumlah rekomendasi tersebut akan disampaikan pada Badan Pekerja Kongres Kebudayaan Madura (BP KKM) yang bertugas melakukan langkah-langkah kongkrit dan mengkomunikasikan dengan stakeholders, termasuk dengan pemerintah daerah.

“Jadi saya optimis, kongres kebudayaan Madura kedua ini lebih hidup dan lebih membumi dengan rekomendasi-rekomendasi yang dihasilkan,” pungkasnya.

Sumber : Berita Jatim

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s