Jakarta Fashion Week Masuki Tahun Kelima

Jakarta Fashion Week

Perhelatan Jakarta Fashion Week (JFW) kelima kembali digelar di Jakarta pada 3-9 November 2012. Tujuan utama dari JFW 2013 adalah untuk mengarahkan industri kreatif fashion ke jenjang yang lebih baik dan dapat bersaing di pasar global.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Gusmardhi Bustami mengatakan selama lima tahun pelaksanaan JFW, industri fashion Indonesia terus mengalami perkembangan sejalan dengan perkembangan income per kapita 200 juta penduduk Indonesia dan semakin bertambahnya kelas menengah Indonesia. Jika potensi ini dibiarkan, bukan tidak mungkin industri fashion dalam negeri diserbu produk impor.

“JFW ini kegiatan yang tentunya mendukung industri fashion yang kita lihat sekarang makin meningkat. Naiknya income per kapita dan golongan kelas menengah harus jadi oportinity yang kita ambil kalau tidak akan diambil oleh yg lain,” kata Gusmardi dalam konferensi pers JFW yang digelar di Plaza Senayan, Jakarta, Sabtu (3/11).

Tidak hanya untuk pasar domestik, lanjut Gusmardi, JFW juga bisa sebagai ajang promosi mode Indonesia di pasar global. Jika ini dilakukan secara berkelanjutan, bukan tidak mungkin Jakarta menjadi barometer mode internasional.

“Paris, Bangkok, Milan jadi kota fashion, kenapa tidak Jakarta. Kalau kita dukung ini akan bermanfaat bagi ekonomi dan industri kreatif Indonesia. Apalagi tahun 2015 akan ada ASEAN Economy Community. 600 juta penduduk ada di ASEAN, Indonesia yang terbesar. Maka dari itu harus ambil inisiatif,” ujarnya.

Adapun selama 9 bulan terakhir sejak Januari – September ekspor produk fashion Indonesia mencapai US$7 miliar. Diharapkan  jumlah ini akan terus meningkat lantaran produk fashion Indonesia mendapat sambutan positif di luar negeri, seperti di Australia, Eropa dan Amerika Selatan. “Banyak demand yang perlu kita isi. Industri fashion tidak hanya di pakaian, tapi sepatu, jewelry juga bagian dari industi fashion,” kata dia.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif I Gede Pitana menambahkan industri fashion yang dinilai memiliki potensi besar menjadikan sektor ini menjadi fokus utama kementerian.

Selain itu, pihaknya melakukan sinergi dengan JFW untuk peningkatan kualitas desainer Indonesia. “Kerjasama dengan JFW dan Jakarta Fashion Council untuk proses coaching dengan merekrut 8 desainer yang diharapkan untuk bisa go internasional masuk ke pasar Eropa seperti London dan Paris,” jelasnya.

Adapun event JFW ini akan digelar selama sepekan dengan melibatkan 180 desainer baik dalam negeri dan luar negeri serta 59 show. Ketua umum JFW 2013 Svida Alisjahbana mengatakan even ini merupakan platform yang tepat untuk kemajuan bisnis pelaku mode Indonesia.

“Dengan tema Indonesia today, The World tomorrow harapannya agar desainer yang disini jadi pemain mode baik di Indonesia dan global. Kita harus melangkah semakin jauh dan dikenal di panggung dunia,” kata Svida.

Source : Media Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s