Pembagian Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia [3]

17. Provinsi Bali

Provinsi Bali

Berdiri pada tanggal 14 Agustus 1958, berdasar UU No. 84 tahun 1958. Provinsi Bali terletak di Pulau Bali dengan luas 5.632,86 km persegi. Provinsi Bali terletak pada posisi 8,3 derajat – 8,5 derajat LS dan 18,25 derajat – 116 derajat BT, beribu kota di Denpasar.

Lambang Provinsi Bali

Provinsi Bali mempunyai lambang berbentuk segilima dan bertuliskan Bali Dwipa Jaya (jayalah pulau Bali). Di dalamanya terdapat bintang, candi Pahlawan Margarana, candi Bentar, rantai, kipas, bunga teratai, serta padi dan kapas. Bintang melambangkan Tuhan yang Maha Esa, candi Pahlawan Margarana melambangkan jiwa kepahlawanan rakyat Bali. Candi Bentar melambangkan keagamaan rakyat Bali. Rantai lembang persatuan. Kipas simbol kebudayaan Bali. Bunga teratai lambang singgasana Dewa Syiwa. Sedangkan padi dan kapas melambangkan kemakmuran.

18. Provinsi Nusa Tenggara Barat

Provinsi Nusa Tenggara Barat

Berdiri pada tanggal 14 Agustus 1958 dengan dasar hukum UU No. 64 tahun 1958. Provinsi Nusa Tenggara Barat terletak di gugusan Kepulauan Nusa Tenggara bagian barat pada posisi 8 derajat – 9 derajat LS dan 115 derajat – 119 derajat BT. Luas NTB adalah 20.153,15 km persegi, dengan ibu kota Mataram.

Lambang Provinsi Nusa Tenggara Barat

Provinsi Nusa Tenggara Barat mempunyai lambang bersudut lima. Di dalamnya terdapat bintang, padi dan kapas, rantai, hewan menjangan, gunung, dan kubah. Bintang segilima melambangkan Ketuhanan yang Maha Esa. Padi dan kapas melambangkan kemakmuran. Rantai berbentuk bulat 4 buah dan berbentuk persegi ada 5 buah yang menunjukkan angka 45 merupakan tahun kemerdekaan RI. Menjangan merupakan hewan yang berada di NTB. Gunung berasap merupakan kemegahan Gunung Rinjani yang tertinggi di Pulau Lombok (bagian dari provinsi NTB). Sedangkan kubah merupakan simbol ketaatan beragama masyarakat NTB.

19. Provinsi Nusa Tenggara Timur

Provinsi Nusa Tenggara Timur

Berdiri pada tanggal 14 Agustus 1958 dengan dasar hukum UU No. 64 Tahun 1958. Provinsi Nusa Tenggara Timur terletak di gugusan Kepulauan Nusa Tenggara bagian timur pada posisi 8 derajat – 9  derajat LS dan 108 derajat – 125 derajat BT. Luas Provinsi Nusa Tenggara Timur 47.349 km persegi dengan ibu kota Kupang.

Lambang Provinsi Nusa Tenggara Timur

Provinsi Nusa Tenggara Timur mempunyai lambang berbentuk perisai bersudut lima. Di dalamnya terdapat bintang, komodo, padi dan kapas, pohon beringin, serta tombak. Bintang melambangkan keagungan Tuhan yang Maha Esa. Komodo merupakan reptil raksasa yang khas di provinsi NTT (di Pulau Komodo). Padi dan kapas melambangkan kemakmuran. Pohon beringin merupakan simbol persatuan dan kesatuan. Sedangkan tombak melambangkan kejayaan. Angka 1958 pada lambang itu merupakan tahun terbentuknya provinsi NTT.

20. Provinsi Kalimantan Barat

Provinsi Kalimantan Barat

Berdiri pada tanggal 7 Desember 1956 dengan dasar hukum UU No. 25 tahun 1956. Provinsi Kalimantan Barat terletak di pulau Kalimantan pada posisi 2 derajat – 3 derajat LS dan 108 derajat – 114 derajat BT. Luas provinsi Kalimantan Barat 14.680.700 km persegi, dengan ibu kota Pontianak.

Lambang Provinsi Kalimantan Barat

Lambang provinsi Kalimantan Barat berbentuk perisai bersudut lima yang berarti bersendikan Pancasila. Di dalamnya terdapat perisai bersegi enam, mandau, keris, garis melintang di tengah-tengah, kobaran api dalam tungku, padi dan kapas. Perisai, mandau, dan keris menggambarkan kebudayaan warisan leluhur masyarakat daerah tersebut. Garis melintang di tengah-tengah merupakan lukisan garis khatulistiwa yang melalui daerah ini. Kobaran api dalam tungku merupakan semangat perjuangan yang tak kunjung padam.

21. Provinsi Kalimantan Tengah

Provinsi Kalimantan Tengah

Berdiri pada tanggal 2 Juli 1958 dengan dasar hukum UU No. 21 Tahun 1958. Provinsi Kalimantan Tengah terletak di Pulau Kalimantan pada posisi 1 derajat – 4 derajat LS dan 11 derajat – 116 derajat BT. Luas provinsi Kalimantan Tengah 153.800 km persegi, dengan ibu kota Palangkaraya.

Lambang Provinsi Kalimantan Tengah

Provinsi Kalimantan Tengah memiliki lambang berupa talawang segilima dan di dalamnya terdapat gambar belanga yang terbuat dari tali tengang yang ujungnya terikat erat bersimpul mati. Terdapat pula gambar bintang, burung setinggang, talawang, mandau, sumpitan, serta padi dan kapas. Perisai dengan gambar belanga melambangkan pusaka tradisional untuk pertahanan, tali tengang lambang kekokohan. Burung setinggang lambang kebesaran. Talawang, senjata pelindung dari segala ancaman. Mandau melambangkan kejayaan Suku Dayak. Sumpitan sebagai lambang kedamaian (karena alat ini tidak boleh digunakan untuk membunuh umat), serta padi dan kapas simbol kemakmuran.

22. Provinsi Kalimantan Selatan

Provinsi Kalimantan Selatan

Berdiri pada tanggal 7 Desember 1956 dengan dasar hukum UU No. 25 tahun 1956. Provinsi ini terletak di pulau Kalimantan pada posisi 1 derajat – 4 derajat LS dan 114 derajat – 117 derajat BT. Luas provinsi Kalimantan Selatan 37.377,53 km persegi, dengan ibu kota Banjarmasin.

Lambang Provinsi Kalimantan Selatan

Provinsi Kalimantan Selatan mempunyai lambang berbentuk perisai, di dalamnya terdapat lukisan bintang, rumah Banjar, intan, setangkai padi, pohon karet, dan pita putih. Gambar bintang menunjukkan kepercayaan terhadap Tuhan yang Maha Esa. Rumah Banjar lambang kebudayaan tinggi. Intan kambang kemakmuran. Padi dan pohon karet merupakan mata pencaharian rakyat Kalimantan Selatan yaitu bertani dan menyadap karet. Pita putih melambangkan kejujuran dan setia kawan. Di dalam perisai tersebut terdapat semboyan “Waja sampai Kaputing”, artinya kokoh kuat bagai baja dari awal sampai akhir.

23. Provinsi Kalimantan Timur

Provinsi Kalimantan Timur

Berdiri pada tanggal 7 Desember 1956 dengan dasar hukum UU No. 25/1956. Provinsi Kalimantan Timur terletak di Pulau Kalimantan pada posisi 113 derajat – 44 derajat BT, 4 derajat LU dan 2 derajat – 25 derajat LS. Luas provinsi Kalimantan Timur 211.440 km persegi, dengan ibu kota Samarinda.

Lambang Provinsi Kalimantan Timur

Provinsi Kalimantan Timur mempunyai lambang berbentuk perisai bersudut lima. Di dalamnya terdapat lukisan bintang, perisai, mandau, sumpit, tetesan minyak dan dammar. Lukisan bintang melambangkan kepercayaan terhadap Tuhan yang Maha Esa. Perisai melambangkan perdamaian. Sumpit dan mandau melambangkan perjuangan masyarakat Kalimantan Timur. Minyak dan damar sebagai tanda kekayaan alam yang melimpah di Kalimantan Timur. Di dalamnya terdapat tulisan “Ruhul Rahayu” yang merupakan cita-cita mencapai masyarakat adil dan makmur, aman, tentram, dan diridhai Tuhan yang Maha Esa.

24. Provinsi Sulawesi Utara

Provinsi Sulawesi Utara

Berdiri pada tanggal 13 Desember 1960 dengan dasar hukum UU No. 47 tahun 1960. Provinsi Sulawesi Utara terletak di Pulau Sulawesi pada posisi 0 derajat – 5 derajat LU dan 121 derajat – 127 derajat BT. Luas provinsi Sulawesi Utara 25.768 km persegi, dengan ibu kota Manado.

Lambang Provinsi Sulawesi Utara

Provinsi Sulawesi Utara mempunyai lambang berbentuk perisai segilima. Di dalamnya terdapat seuntai biji jagung dan padi. Jika dijumlahkan menjadi 45 buah. Cengkih berjumlah 17 buah, dan pala berjumlah 8, merupakan simbol pengakuan kemerdekaan RI, 17 Agustus 1945. Terdapat pula lukisan pohon kelapa di tengah-tengah yang merupakan salah satu tumbuhan utama yang menjadi andalan perekonomian rakyat Sulawesi Utara.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s