Monumen dan Museum Perjuangan

Monumen Pancasila Sakti – Lubang Buaya, Jakarta

1.      Museum Satria Mandala, museum perjuangan paling lengkap, di Jakarta.

2.      Museum Perjuangan, di Yogyakarta.

3.      Tugu Pahlawan, untuk mengenang keberanian arek – arek Surabaya mengusir Belanda, di Surabaya.

4.      Tugu Muda, untuk mengenang Pertempuran Lima Hari di Semarang.

5.      Monumen Nasional (Monas), di Jakarta.

6.      Patung Jenderal Sudirman, di Yogyakarta.

7.      Patung Gubernur Suryo, di Ngawi.

8.      Monumen Palagan Ambarawa, untuk memperingati pertempuran Ambarawa.

9.      Taman Dayeuhkolot, untuk mengenang keikhlasan berkorban Mohammad Toha dan Ramdan yang meledakkan gudang mesiu Belanda, di Bandung.

10.  Monumen Pancasila Sakti, untuk mengenang tujuh pahlawan Revolusi korban keganasan G 30 S/PKI, di Lubang Buaya, Jakarta.

11.  Monumen Proklamator “Soekarno – Hatta”, didirikan di halaman Gedung Perintis Kemerdekaan, Jl. Proklamasi Jakarta, diresmikan oleh Presiden Soeharto tanggal 16 Agustus 1980.

12.  Taman Margarana, untuk memperingati puputan pasukan Ciung Wanara di bawah pimpinan I Gusti Ngurah Rai, di Bali.

13.  Monumen Dokter Kariadi, mengingatkan akan Pertempuran Lima Hari di Semarang.

14.  Monumen Mr. K. R. M. Wongsonegoro, di Semarang. Beliau merupakan tokoh pada waktu terjadinya Pertempuran Lima Hari di Semarang, Gubernur pertama di Jawa Tengah.

15.  Monumen Perjuangan Lemah Abang, terletak di Kabupaten Semarang.

16.  Monumen Perjuangan Salatiga, terletak di Salatiga.

Bentuk segi empat, bagian atas lebih kecil, di puncak terdapat Garuda Pancasila. Pada bagian bawah terdapat patung tiga pahlawan: Brigjen. Sudiarto, Laksamana Muda Laut Yos Sudarso, dan Mersekal Udara Adi Sucipto.

17.  Monumen Garuda Pancasila, terletak di Kecamatan Kota, Kabupaten Blora. Tempat monumen tersebut pada tahun 1948/1949 merupakan tempat terjadinya perlawanan rakyat bersama tentara RI melawan tentara Belanda.

18.  Monumen Ahmad Yani, terletak di Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Monumen ini untuk mengenang kembali jasa Jenderal A. Yani sebagai pahlawan revolusi dan tujuannya agar semangat dan jasa tersebut diteruskan oleh generasi penerus, khususnya para prajurit ABRI.

19.  Monumen Slamet Riyadi, terletak di Surakarta.

Bentuknya patung Slamet Riyadi berdiri pada satu tugu pendek berbentuk persegi empat dan bagian depan terdapat prasasti.

Monumen ini mengingatkan bahwa pada tahun 1948, tempat didirikan monumen ini sebagai markas besar pasukan Slamet Riyadi dalam melawan tentara Belanda.

20.  Monumen Pruputan, terletak di Kabupaten Boyolali.

Bentuk berupa patung tiga orang pejuang (seorang Tentara Pelajar membawa mesiu, seorang pemuda membawa bambu runcing, seorang perempuan berada di belakangnya).

21.  Monumen RRI, terletak di Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar. Bentuk berupa tugu segi lima dari alas sampai ke atas semakin kecil.

22.  Monumen Nilai – nilai 1945 (Jenderal Sudirman), terletak di Kabupaten Wonogiri. Bentuk berupa patung Jenderal Sudirman berdiri di atas sbuah tugu dengan membawa tongkat.

23.  Monumen Tidar, terletak di Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang. Bentuk berupa lima orang prajurit, masing – masing membawa senapan mesiu dan seorang membawa bendera.

24.  Monumen Tugu Bambu Runcing, terletak di Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang. Bentuk berupa bambu runcing, bagian bawah terdapat patung dua orang membawa bambu runcing, seorang laki – laki dan perempuan membawa senapan.

25.  Monumen WR. Supratman, terletak di Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo. Bentuk berupa patung WR. Supratman dengan tangan kanan bersikap memimpin suatu lagu. Patung terletak di atas tugu berbentuk persegi empat.

26.  Monumen Tentara Pelajar, terletak di Kecamatan Kota, Kabupaten Banjarnegara. Bentuk berupa sebuah tugu pendek bersusun berbentuk trapesium.

27.  Monumen Perjuangan 3 Oktober 1945, terletak di Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan. Bentuk berupa tiga patung pejuang (seorang dengan sikap membawa pistol dan menurunkan bendera serta dua orang lainnya siap siaga menyerang lawan).

28.  Monumen Yos Sudarso, terletak di Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal. Bentuk berupa patung sedada Yos Sudarso di atas landasan segi empat yang pada tiap sisi terdapat relief dan prasasti. Dibangun untuk mengenang kepahlawanan Yos Sudarso yang gugur dalam pertempuran di Laut Aru pada masa Trikora.

29.  Monumen Gerakan Banteng Nasional, terletak di Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal. Bentuk berupa patung Jenderal Ahmad Yani berdiri tegak membawa tongakt komando, rakyat, dan tentara. Patung tersebut terletak pada tugu berbentuk persegi empat, pada bagian atas berbentuk trapesium.

30.  Monumen Yogya Kembali, terletak di Yogyakarta. Bentuk berupa kerucut, di dalamnya dilengkapi museum, patung, dan diorama pertempuran Serangan Umum 1 Maret 1949.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s